Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lainnya

Prosedur Kerja Tahapan Kegiatan Pembesaran Ikan Sistem Bioflok

 Prosedur Kerja Tahapan Kegiatan Pembesaran Ikan Sistem Bioflok     1. Penyiapan Media Bioflok     a. Benih telah dipastikan dalam kondisi sehat.      b. Air bak dikurangi sekitar 15 - 30 cm dan kemudian ditambahkan air baru hingga mencapai 80 cm.     c. Masukkan garam yang sudah dilarutkan dengan dosis 1 kg per m3 atau sebanyak 10 kg/bak.    d. Masukkan kapur dolomit yang sudah dilarutkan dengan dosis 50 gram/m3 atau sebanyak 500 gram/bak.      e. Masukkan molase 1.000 mL/bak atau gula pasir 500 g/ bak.     f. Masukkan probiotik 100 gram per bak (1 sendok penuh setara dengan 5 gram) yang sudah dilarutkan dalam air.    g. Pada saat penyiapan media bioflok, ikan dipuasakan selama 24 jam    2. Pengelolaan Pakan  a. Selama 4 hari pertama, lakukan pemberian pakan dengan dosis 1% bobot biomass per hari. Berikan pakan sedikit demi sedikit dan lihat respon makan ikan sekitar 5 – ...

Monitoring Kesegaran Ikan dengan Menggunakan Smart Packaging

Gambar
  Monitoring Kesegaran Ikan dengan Menggunakan Smart Packaging Smart packaging ( Sumber gambar : https://www.idipac.com/) Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Sensors and Actuators pada tahun 2020 telah mengkaji mengenai monitoring kesegaran ikan menggunakan metode  smart packaging  dengan mode ganda. Saat ini konsumen telah sangat peduli terhadap kualitas ikan terutama yang berhubungan dengan kesehatan. Oleh karena itu perlu ada terobosan baru mengenai metode monitoring kesegaran ikan.  Salah satu teknologi yang digunakan adalah  smart packaging .   Smart packaging  sendiri adalah kemasan yang dapat memantau perubahan produk baik di dalam  maupun di lingkungan sekitarnya. Pada  smart packaging  dilengkapi sensor kimia atau biosensor untuk memonitor kualitas dan keamanan makanan mulai dari produsen hingga sampai ke konsumen.  Smart packaging  dipilih karena lebih simpel dan cepat jika dibandingkan dengan metode lainnya se...

Manfaat Makan Ikan untuk Ibu Menyusui

  Manfaat Makan Ikan untuk Ibu Menyusui Sama halnya ketika masih hamil, ibu menyusui juga perlu mengonsumsi makanan bergizi dan tinggi protein. Apalagi ASI merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi, terutama di 6 bulan pertama kehidupannya. Ada banyak makanan tinggi protein yang bagus dikonsumsi oleh ibu menyusui, salah satunya ikan. Kenapa? Berikut penjelasannya: 1. Mengoptimalkan Perkembangan Otak Bayi Kandungan asam lemak omega 3, DHA, dan EPA yang terdapat pada ikan sangat bermanfaat bagi perkembangan syaraf otak si kecil salah satunya meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan sejak dini. 2. Mengurangi Depresi Asam lemak omega 3 yang terdapat pada ikan dipercaya dapat mengurangi depresi. Dimana 80% wanita pasca melahirkan sering mengalami baby blues, yakni perubahan suasana hati setelah kelahiran yang bisa membuat ibu merasa terharu, cemas, hingga mudah tersinggung. 3. Mencukupi Kebutuhan Vitamin D Sebenarnya vitamin D bisa saja didapat dari paparan sinar matahari di pag...

3 Jenis Ikan Pengganti Salmon untuk MPASI

  3 Jenis Ikan Pengganti Salmon untuk MPASI Momen MPASI (Makanan Pendampingan ASI) terkadang suka membuat heboh orangtua, terutama ibu karena ingin memberikan menu terbaik buat anak. Salah satu menu yang biasanya akan disiapkan adalah ikan, karena sudah terkenal tinggi kandungan protein dan kaya Omega 3 dan Omega 6. Nah berbicara soal menu ikan untuk MPASI, biasanya yang terlintas di kepala pertama kali adalah salmon. Daging lembut dan kandungan gizinya yang bagus membuat sebagian ibu berpikir bahwa salmon adalah ikan terbaik buat si kecil. Padahal tidak juga lho, masih ada ikan lokal yang kandungan gizinya setara dengan salmon. Bahkan dengan harga lebih murah, berikut di antaranya: 1. Kakap Merah Terdapat kandungan vit A yang dapat menajamkan penglihatan mata. Kombinasi kandungan semua gizi pada ikan kakap merah bisa membantu peningkatan sistem otak pada bayi dan meningkatkan jaringan fungsional utama otak yang mengatur semua organ vital. 2. Kakap Putih Sama seperti kakap merah, k...

Lawan stunting dengan makan ikan

  Lawan stunting dengan makan ikan Pandemi Covid 19 membuat berbagai aspek kesulitan, terutama dari segi kesehatan dan ekonomi yang secara tidak langsung berdampak pada tumbuh kembang anak. Sebelum pandemi, Pemerintah sedang menghadapi permasalahan tentang gizi buruk, khususnya stunting. Suatu kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi, sehingga si kecil berperawakan lebih pendek dibanding anak-anak seusianya. Lalu, bagaimana cara mencegah stunting pada anak? 1. Penuhi kebutuhan gizi saat hamil Asupan nutrisi ibu hamil harus bagus, makan jangan cuma asal kenyang tapi juga bergizi. Ibu hamil biasanya mendapat vitamin dari bidan atau dokter kandungan, tapi lebih baik mengonsumsi dari sumber makanan langsung kan? Misalnya dengan rutin makan ikan karena mengandung asam lemak Omega 3 tinggi untuk perkembangan mata, otak, dan jaringan syaraf serta memiliki komposisi asam amino lengkap. Ikan yang dikonsumsi juga tidak perlu mahal, karena ikan lokal pun kandungan gizinya ...

Tips Agar Anak Suka Makan Ikan

  Tips Agar Anak Suka Makan Ikan Beberapa anak terkadang suka pilih-pilih makanan atau yang biasa dikenal dengan istilah picky eater. Mereka bukan hanya menolak makan buah dan sayur, tapi juga ikan. Bau amis dan banyak duri terkadang menjadi penyebab kenapa si Kecil malas makan ikan. Padahal dibanding ayam atau daging, kandungan gizi ikan jauh lebih baik karena terdapat omega-3 yang dapat menjaga daya tahan tubuh, menajamkan penglihatan mata, meningkatkan fokus, serta menunjang perkembangan otak dan kecerdasan anak. Makanya, supaya anak tumbuh sehat dan cerdas, yuk biasakan konsumsi ikan sejak dini. Berikut tips yang bisa dilakukan agar si Kecil terbiasa makan ikan: 1. Kenalkan ikan sejak dini Fase MPASI atau makanan pendamping ASI adalah saat yang tepat untuk memperkenalkan ikan kepada anak. Apalagi kandungan protein pada ikan bermanfaat bagi perkembangan otak, sistem saraf, kesehatan tulang dan penglihatan anak. 2. Cermat memilih jenis ikan Hindari memberi ikan yang memiliki bany...

KRITERIA DAN PERSYARATAN CALON TENANT INBIS INVARPRO-KP

  Kriteria dan Persyaratan Calon Tenant Inbis Invapro - KP Pelaksanaan kegiatan  Inkubasi Bisnis Inovasi Produk Kelautan dan Perikanan BBP3KP  meliputi pembinaan, pendampingan, dan pengembangan performa inovasi terhadap pelaku usaha yang menjadi tenant Inbis Invapro KP BBP3KP terdiri dari tahapan: pra inkubasi, inkubasi dan pasca inkubasi. Berikut ini merupakan kriteria dan persyaratan untuk dapat bergabung sebagai Tenant Inbis Invapro-KP.   Kriteria Calon Tenant Inbis Invapro-KP Kriteria tenant Inbis Invapro KP BBP3KP adalah sebagai berikut. Pelaku usaha di bidang pengolahan dan pemasaran produk kelautan dan perikanan yang aktif berproduksi dan atau memasarkan produk minimal 1 tahun. Memiliki ruang produksi/pemasaran. Tidak berstatus PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD aktif. Peserta tidak sedang menjadi tenant pada inkubator bisnis lainnya. Peserta bersedia melakukan diversifikasi produk dan perbaikan proses produksi sesuai SNI. Peserta bersedia menerapkan GMP dan SSOP. M...

TAHAPAN PROGRAM INBIS INVAPRO-KP

 Tahapan Program INBIS Invapro Bidang Kelautan dan Perikanan Pelaksanaan kegiatan  Inkubasi Bisnis Inovasi Produk Kelautan dan Perikanan BBP3KP  meliputi pembinaan, pendampingan dan pengembangan performa inofasi terhadap pelaku usaha yang menjadi tenant Inbis Invapro KP BBP3KP terdiri dari tahapan: pra inkubasi, inkubasi, dan pasca inkubasi.   Pra Inkubasi Pada tahap pra inkubasi, Tim Inkubasi Bisnis Invapro KP BBP3KP melakukan seleksi calon tenant yang diperuntukan bagi UMKM pengolah dan pemasar produk kelautan dan perikanan. Seleksi calon tenant terdiri dari pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian administrasi, verifikasi, penilaian dan penetapan tenant, serta pengumuman tenant oleh tim Inbis Invapro-KP BBP3KP. Pemeriksaan Administrasi Pemeriksaan administrasi calon tenant dilakukan oleh Tim Inbis Invapro-KP BBP3KP dengan mengecek kelengkapan dan kesesuaian administrasi calon tenant. Hasil pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian administrasi diinf...

PEMANFAATAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN

Gambar
  Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan Sesuai  Permen KP No. 47 tahun 2016 tentang Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan,  secara infografis pemanfaatan setiap zona kawsan kons ervasi Pemanfaatan di kawasan konservasi perairan dikelola dengan melalui sistem Zonasi. Setiap kategori kawasan memiliki kriteria zonasi yang berbeda, yakni: 1. Kategori Taman a. Zona Inti Harus ada Paling sedikit melindungi 10% dari luas ekosistem / habitat biota target perlindungan sumber daya genetik habitat alami/penting bagi sumber daya ikan yang meliputi: a) daerah pemijahan; b) daerah asuhan; dan c) daerah mencari makan pelimpahan biota laut ke daerah penangkapan ikan pemulihan biota dan habitat perlindungan keanekaragaman hayati yang rentan terhadap perubahan perlindungan cagar budaya b. Zona Pemanfaatan Terbatas Harus ada Dapat dibagi ke dalam : Subzona perikanan tangkap, Subzona perikanan budidaya, Subzona pariwisata Subzona harus dijabarkan sesuai dengan kebutuhan pengelolaan dalam...

Edukasi Mutu Seri VII: Keracunan Pangan

Gambar
  Keracunan Pangan Keracunan ikan histaminik terjadi akibat konsumsi ikan yang tidak diawetkan dengan baik atau didinginkan dengan benar. Keracunan ini banyak ditemukan setelah mengkonsumsi ikan makarel, tuna, marlin, dan tongkol, cakalang awetan atau yang dimakan mentah. Gejala keracunan biasanya muncul 10-60 menit setelah makan ikan yang terkontaminasi. Pada pasien timbul kemerahan pada kulit di bagian atas tubuh, ruam, keluhan perut, dan nyeri kepala berdenyut. Tanpa pengobatan, keracunan ikan histamin dapat sembuh dalam 12-48 jam. Keracunan yang sering terjadi pada ikan tongkol yaitu keracunan histamin (scombroid fish poisoning). Ikan jenis ini mengandung asam amino histidin yang dikontaminasi oleh bakteri dengan mengeluarkan enzim histidin dekarboksilase sehingga menghasilkan histamin (Meryandini. 2000, dalam Suriawiria, 2005, dalam Kurniawan, Yoswaty dan Nedi. 2012). Menurut Madigan dan Martiko (2003), histamin merupakan modifikasi dari asam amino yang mengakibatkan alergi de...

Edukasi Mutu Seri V: Praktek Sanitasi dan Higiene di Pelabuhan Perikanan

Gambar
 Praktek Sanitasi dan Higiene di Pelabuhan Perikanan Sanitasi merupakan upaya pengendalian dengan mencegah atau mengurangi timbulnya jasad renik patogen yang berasal dari lingkungan sekitar dan berbahaya bagi keamanan pangan dan kesehatan manusia. Pelabuhan perikanan harus menyediakan persyaratan kelayakan standar sanitasi untuk terciptanya lingkungan pelabuhan yang bersih, mutu ikan baik dan higienis, serta perilaku pemangku kepentingan (stakeholders) perikanan yang bertanggung jawab. Yang dapat diupayakan di antaranya ialah selalu membersihkan areal dermaga setiap aktivitas ada pendaratan ikan, memastikan kesiapan instalasi dan kualitas air bersih, menjaga kebersihan peralatan bongkar, sarana angkut, dan peralatan pendukungnya, menjaga kesehatan dan kebersihan personel, proteksi terhadap bahan toksik, dan menangani limbah yang ditimbulkan dari aktivitas pelabuhan perikanan (Irianto & Soesilo 2007, Aulia et al. 2017, Mustaruddin et al. 2020). Mukhlasin et al. (2020) dan Asciot...

Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan Untuk Pekerja Sektor Kelautan dan Perikanan (Bagi Penerima Upah/UP)

Gambar
 Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan Untuk Pekerja Sektor Kelautan dan Perikanan  (Bagi Penerima Upah/UP)          A. Manfaat Penerima Upah      1. Jaminan Hari Tua (JHT)      2. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)      3. Jaminan Kematian (JKM)      4. Jaminan Pensiun (JP)       B. Jenis Klaim     1. Jaminan Hari Tua (JHT)     2. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)     3. Jaminan Kematian (JKM)     4. Jaminan Pensiun (JP)     5. Jaminan Kehilangan Pekerjaan        C.   Kriteria Pengajuan Klaim     1. Usia pensiun 56 Tahun     2. Usia pensiun perjanjian kerjasama (PKB) Perusahaan     3. Perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT)     4. Berhenti usaha bukan penerima upah (BPU)     5. Mengundurkan diri     6. Pemutusan hubungan kerja (P...